Daddy's Little Girl
Aku menulis ini dalam kondisi jadwal haid sudah dekat, alias aku lagi sensitif dan cengeng banget hahahah.
Aku frustasi karena 2 minggu terakhir Nadhira selalu clingy. Di sekolah kalau aku mau tinggal nangis terus. Seperti ada yang terpendam dan dia tahan.
Akhirnya dia cerita kalau dia saat itu diantar Papanya ke sekolah. Dia bangga dan senang karena akhirnya Papanya yang antar. Jadi dia maunya papanya masuk ke sekolah, antar tas dia ke kelas dan tunggu sampai dia baris, upacara dan masuk kelas. Tapiii kehidupan dewasa kan gak begitu ya. Papanya dikejar waktu masuk kerja, jadi Nadhira hanya di drop di depan gerbang dan "didorong" untuk masuk barisan.
Disitu pecahlah tangisnya. Dia masih mau lama-lama sama Papanya. Dia mau memeluk papanya dulu.
Maaf ya kak, kehidupan kita sekarang terpisah-pisah. Mungkin bukan seperti keluarga lain juga bukan seperti keinginannya kakak. Mama juga gak mau terpisah tapi saat ini, pilihan ini yang paling baik juga paling bijak.
Mama gak minta kamu mengerti, mama cuma mau minta maaf. Maaf kalau ternyata kami gak mengerti inginmu, maaf kalau kami justru jadi pusing dan frustasi sendiri. Padahal yang kewalahan itu kamu, kamu baru genap 5tahun ya jelas masih susah mengutarakan perasaan dan keinginan.
Maaf ya kak kalau kami gak seperti yang kamu bayangkan. Nanti kalau Papa waktunya cuti, kakak diantar jemput Papa setiap hari ya sayang. Maaf kalau kakak juga bosan mama terus yang jemput hehe.

Komentar
Posting Komentar